08
Okt
08

Minta Dukungan dan Dijanjikan Bibit Padi : Cabup Langkat “Bohongi” Warga Kw. Langkat Tanjung Pura

Darwis >> Langkat

Sewaktu meminta dukungan kepada masyarakat janji manis memang kerab dijadikan senjata oleh kandidat atau pasangan calon bupati (Cabub) di Langkat. Mulai dari mengatakan akan membawa perubahan kearah yang lebih baik lagi bila nantinya terpilih atau menjadi seorang pemimpin yang adil, bijaksana hingga “ sumpah” tak akan menyakiti hati rakyat kecil.

Intinya sebelum duduk menjadi seorang pejabat, sang calon mengumbar kata-kata yang begitu manis bak irama lagu yang meninabobokkan masyarakat. Salah satu pasangan calon bupati dan wakil Bupati di Langkat yang suka umbar janji itu adalah pasangan H.Sempurna Tarigan dan Afrizal Khan atau yang disingkat menjadi pasangan “ STAR”.

Sewaktu proses pendaftaran Cabub/Cawabub dilakukan, pasangan dari jalur Independen inipun melalui orang-orang dekatnya melakukan grilia kepelosok-pelosok desa untuk mengumpuli KTP masyarakat. Satu persatu kartu tanda penduduk (KTP) warga mereka kumpulkan sebagai bukti dukungan yang akan diserahkan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten.

Sebelum mendapatkan KTP warga, mereka terlebih dulu berjanji akan memperjuangkan nasib kaum marginal yang selama ini terlupakan. Bahkan jika mereka nantinya lolos verifikasi serta ditetapkan menjadi pasangan Cabub, akan memberikan bantuan. Untuk mendapatkan KTP warga tadi sepertinya tidak terlalu sulit bagi kedua calon ini, sebab dengan mengumbar janji akan memberikan bantuan benih padi kepada petani, mereka berhasil mengumpulkan ratusan KTP warga.

Tapi janji tingal janji. Setelah dinyatakan lolos verifikasi, apa yang pernah disebutkan oleh kedua pasangan ini kepada warga, sampai saat ini belum juga terealisasi. Hal inilah yang dirasakan ratusan warga Desa Kwala Langkat, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat. Mereka merasa sudah dibohongi oleh pasangan STAR Calon Bupati (Cabup) Langkat periode 2009-2014.

Merasa keihklasan mereka telah dinodai oleh pasangan tersebut, ahirnya mereka sepakat untuk tidak memilih STAR pada pemilihan yang akan dilangsungkan tanggal 27 Oktober mendatang. Hal ini dinyatakan Alang Undil (35) dan Daar (45) kepada wartawan koran ini kemarin di Kwala Langkat. Menurut kedua warga ini, pada pertengahan Juni 2008 lalu sekitar pukul 21.00 Wib Pasangan Cabup ini datang ke desa mereka untuk meminta dukungan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tandatangan warga sebagai salah satu syarat untuk menjadi Cabup dari perseorangan.

Saat itu pasangan ini berjanji dihadapan ratusan warga disana, apabila telah dinyatakan lolos verifikasi dan ditetapkan sebagai Cabup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Langkat maka mereka akan menyerahkan bantuan bibit padi kepada warga. Selain itu pasangan Cabup ini juga berjanji akan memperbaiki fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat .

Mendengar janji tersebut mayoritas warga desa Kw. Langkat sepakat memberikan dukungan kepada Cabup tersebut dan ternyata setelah ditetapkan sebagai Cabup oleh KPU Langkat bibit padi yang dijanjikan tidak juga diberikan. “ Katanya kalau sudah ditetapkan KPU mereka lolos jadi Cabub akan memberikan bibit padi kepada warga petani disini, tapi kenyataannya mereka bohong. “ tukas kedua warga tadi.

Rasa kecewa dua warga tersebut dikuatkan oleh warga lainnya yakni Uden J (40) dan Syamsul (28). “ Sekarang ini kami rata-rata membuka lahan sawah 5 rantai perkepala keluarga (KK). Tapi, bibit padi yang dijanjikan calon bupati itu tak pernah ada hingga kami harus berutang kesana-sini” ujar Uden J dengan logat melayunya.

Ditambahkan Uden lagi, pasangan Cabup ini juga saat itu menerangkan bahwa jika mereka terpilih menjadi Bupati Langkat maka dalam waktu tiga tahun masyarakat Langkat khususnya warga Kwala. Langkat akan hiduf sejahtera karena tidak perlu harus mencari ikan jauh-jauh ke tengah laut seperti selama ini. “ Katanya, kalo mereka jadi Bupati paling lama tiga tahun kami akan sejahtera sebab mencari ikan dan udang tidak perlu lagi ke tengah laut, cukup nangguk udang di kolong rumah udah bisa beli 3 Kg beras.

Tapi kenyataanya cuma KTP kami saja yang ditangguk pasagan Cabub itu, meskipun cabup tersebut datang sebelum hari pencoblosan tanggal 27 Oktober ini menyerahkan bantuan bibit padi dan lainnya, kami sudah tidak percaya lagi kepada mereka dan sepakat tidak akan memilih pasangan ini. Untuk apa memilih pemimpin yang belum apa-apa sudah berbohong kepada kita.” tukas Uden geram.(darwis)


0 Responses to “Minta Dukungan dan Dijanjikan Bibit Padi : Cabup Langkat “Bohongi” Warga Kw. Langkat Tanjung Pura”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kalender Tulisan

Oktober 2008
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Administratur

Photobucket

Kontibutor :

Darwis, Aswin, Fachruddin, Fandi Photobucket darwis pos metro

Banner Anti Korupsi

Photobucket banner bahaya laten korupsi

Link Berita :

Photobucket

Komunitas Blogger Sumut

Yang Mampir:

  • 267,159 pengunjung
Locations of visitors to this page [URL=http://flagcounter.com/more/Bqu][IMG]http://flagcounter.com/count/Bqu/bg=FFFFFF/txt=000000/border=CCCCCC/columns=2/maxflags=12/viewers=0/labels=0/[/IMG][/URL]

%d blogger menyukai ini: