21
Okt
08

Skandal Seks 2 Anggota DPR Langkat:Dinasehati, Juni Mintarsih Tampar Dan Pukul Kepala Suami

Darwis >> Langkat

Sikap tak terpuji Junimintarsih rupanya telah lama diketahui dan dipendam Syahrial suaminya. Meski sering diperlakukan secara tidak hormat oleh anggota dewan terhormat tersebut, namun Syahrial tetap sabar membina rumah tanganya dengan ibu dua anaknya itu. Pedihnya, Syahrial juga pernah ditampar dan kepalanya dipukul oleh Junimintarsih saat dinasehati. Didalam hati Syahrial terbesit kalau yang namanya manusia pasti melakukan kesilapan. Hal ini dilakukan Syahrial dengan harapan istrinya dapat berubah suatu saat nanti.

Sayangnya, cita-cita mulia Syahrial mempertahankan rumah tanganya harus kandas dan berahir dengan tragis setelah terungkapnya kasus skandal seks sang Junimintarsih dengan H.Surianto yang juga anggota DPRD Langkat. Selama ini sosok Junimintarsih tidaklah begitu populer dikalangan DPR Langkat maupun masyarakat, sosoknya diangap biasa-biasa saja, tapi sejak mencuatnya diberbagai media berita tentang skandal dirinya dengan suami orang, nama Junimintarsih langsung melejit naik dan menjadi bahan pembahasan.

“ Kau dijadikan sebagai anggota DPR untuk berbuat yang terbaik dimasyarakat maupun keluarga, dapat memberikan contoh yang baik-baik, bukan sebaliknya bertindak diluar batas kewajaran, kalau dikeluarga aja kau berbuat seperti ini, bagaimana diluar sana.” tukas Syahrail dalam suatu perdebatan dengan sang istri waktu itu. Nasehat Syahrail tadi diangap seperti “ Anjing menggongong, tapi Kafilah tetap berlalu oleh Junimintarsih.

Sejak saat itu kehidupan rumah tangga Syahrial benar-benar berantakan. Setelah usahanya gulung tikar di Medan, si istri yang kini jadi anggota DPR telah pula menduakan dirinya dan menyia-nyiakan keluarga. Penderitaan Syahrial tak sampai disitu saja. Guna mendepak Syahrial dari rumahnya sendiri di Hinai, Langkat, Junimintarsih mengarang suatu cerita yang mengatakan kalau Syahrial telah menghamili seorang janda dan telahpun melahirkan seorang anak.

“ Saya dituduh telah menghamili seorang janda yang namanya Marlina, skenarionya diatur oleh Junimintarsih, tentang bukti-buktinya nanti akan saya berikan kepada abang (maksudnya wartawan POSMETRO) setibanya saya di Medan.” bilang Syahrial. Karena rumah tangganya kacau balau dengan hadirnya orang-orang selingkuhan sang istri, Syahrial lantas pergi ke Banda Aceh mengais rejeki di negeri Cut Nyakdien tersebut.

Namun, ketenangan Syahrial di Banda Aceh terusik lagi, sewaktu dirinya mendapati SMS dari seorang laki-laki yang diketahuinya anggota DPR Langkat masuk ke hand phone si istri. Kalimat yang tertulis dalam SMS tersebut menanyakan perihal keadaan rumah Syahrial. “ Macamana dirumah, aman ngak?.” tulis sipengirim SMS yang tak lain H.Surianto. Merasa terusik dengan kalimat SMS tadi, Syahrial langsung menghubungi H.Surianto guna menanyakan langsung perihal maksud pesan singkat tersebut.

“ Waktu itu dia bilang salah kirim pesan, tapi ada seseorang utusan H.Surianto datang menemui saya dan menyampaikan permohonan maaf H.Surianto dengan mengatakan, H.Surianto minta maaf sepuluh jari ditambah satu kepala.” ungkap Syahrial mengutip ucapan utusan H.Surianto tadi. Keberadaan Syahrial yang jauh di Aceh rupa-rupanya dimanfaatkan oleh Junimintarsih dan H.Surianto untuk saling memiliki satu sama lain.

Ketika rumah yang didirikan dari hasil keringat Syahrial sedang sepi, maka H.Surianto datang meringsek masuk kedalam kamar tidur yang selama ini digunakan oleh Syahrial dan Junimintarsih. Perangai tidak terpuji kedua anggota DPRD ini tak cuma membuat malu keluarga dan warga, bahkan masyarakat setempat yang kerab melihat mereka berdua-duan merasa jijik. Malah sangkin malunya, putra Junimintarsih Yu (14) dan adiknya tak tahan tingal dirumah itu dan memilih pergi ikut dengan sang ayah.

“ Kalau tidak ada halangan saya akan balik ke Medan dalam waktu dekat ini dan saya akan buka semua kasus ibu dewan itu ke media dengan si “ Bandot” tua tersebut sekaligus berencana membuat laporan pengaduan kepolisi, yang membuat saya syok saat ini memikirkan anak-anak yang melihat perbuatan mesum ibunya, mungkin yang menjadi saksi perbuatan memalukan itu anak saya sendiri. “ tukas Syahrial sambil menyarankan wartawan anda berbincang langsung dengan putranya Yu yang ada didekatnya.

Yu yang sempat diwawancarai POSMETRO melalui telepon Syahrial menceritakan sekilas apa yang pernah dilihatnya dan dilakukan oleh sang ibu dengan selingkuhanya. “ Kalau datangnya siang hari biasanya om itu (H.Surianto) langsung masuk kedalam kamar sama mama dan ngak keluar-keluar lagi, dan kalaupun datangnya malam, mereka kadang ciuman dikursi ruang tamu, pernah Yu pura-pura tertidur diruangan tamu rumah, Yu lihat mereka ciuman dan berpelukan mesra, Yu malu sekali melihatnya, apalagi tetangga sering tanya sama Yu apa yang dilakukan mama sama om Surianto.

Pernah juga Yu mengekori om itu masuk kedalam kamar tidur mama, tapi dia malah marah-marah, katanya, “ kalau aku datang kemari selalu kau ekori aku padahal aku bukan ngapa-ngapain, ” terang Yu dengan polosnya seraya menambahkan pernah melihat photo mesra sang ibu dengan lelaki itu di hand phonenya. Sementara Junimintarsih yang dihubungi POSMETRO Sabtu (18/10) kemarin, mengaku kalau dirinya telah berpisah dengan sang suami meski surat perceraian dari pengadilan belum dikeluarkan.

“Saya dan suamiku Syahrial sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi, kami sudah bercerai, dan putusan cerai dari pengadian agama (PA) akan saya ambil tanggal 30 mendatang.” terang Junimintarsih. Saat disoal di pengadilan agama mana kasus perceraian mereka ditangani, Junimintarsih mengaku kalau saat ini kasusnya ada di PA Tanjung Balai.” Kami menikahnya di Tanjung Balai dulu, makanya proses sidang cerainya disana, “ kilah Junimintarsih beralibi.

Padahal sesuai pengakuan Syahrial suaminya, mereka menikah di Loksemawe-NAD disaksikan keluarga masing-masing. “ Kami menikah di Loksemawe disaksikan keluarga Junimintarsih dan saya, kalau dia mengatakan kami menikah di tanjung Balai, itu jelas bohong, saya berani bersumpah demi keyakinan saya.” beber Syahrial geram mendengar pengakuan istrinya yang menyatakan kalau mereka menikah di tanjung Balai.(darwis)


0 Responses to “Skandal Seks 2 Anggota DPR Langkat:Dinasehati, Juni Mintarsih Tampar Dan Pukul Kepala Suami”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kalender Tulisan

Oktober 2008
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Administratur

Photobucket

Kontibutor :

Darwis, Aswin, Fachruddin, Fandi Photobucket darwis pos metro

Banner Anti Korupsi

Photobucket banner bahaya laten korupsi

Link Berita :

Photobucket

Komunitas Blogger Sumut

Yang Mampir:

  • 267,159 pengunjung
Locations of visitors to this page [URL=http://flagcounter.com/more/Bqu][IMG]http://flagcounter.com/count/Bqu/bg=FFFFFF/txt=000000/border=CCCCCC/columns=2/maxflags=12/viewers=0/labels=0/[/IMG][/URL]

%d blogger menyukai ini: