05
Nov
08

Siapa Tersangka Lainnya Setelah Aulia Pohan ?

http://www.ti.or.id/news/8/tahun/2008/bulan/10/tanggal/30/id/3582/

Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya menjadikan Aulia Pohan tersangka. Inilah yang ditunggu-tunggu publik setelah mengikuti persidangan kasus suap Bank Indonesia terhadap sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 1999-2004 dan penegak hukum. Kemarin, bersama tiga orang lainnya, mantan Deputi Gubernur BI itu menyusul rekan-rekannya yang telah lebih dulu jadi tersangka skandal suap itu.

Langkah Komisi itu tentu melegakan. Kemungkinan merosotnya kepercayaan terhadap lembaga ini pun bisa dicegah. Soal apakah keraguan masyarakat luas bisa dikembalikan ke optimisme–setidaknya di posisi ketika ketua baru, Antasari Azhar, berani membongkar kasus yang terhitung high profile–tentu masih harus dilihat. Sebab, hal yang mesti dibuktikan untuk itu justru kian bertambah.

Banyak yang sempat ragu akan keberanian KPK menjerat Aulia kendati dugaan keterlibatan besan Presiden Yudhoyono ini cukup kuat dalam kasus suap BI. Ia diduga berperan besar dalam pencairan Rp 100 miliar dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia. Duit inilah yang ditebar oleh BI ke anggota DPR dan penegak hukum. Tujuannya, memuluskan pembahasan amendemen undang-undang bank sentral dan menyelesaikan kasus hukum sejumlah bekas petinggi BI.

Langkah KPK, yang semula tampak gesit menjerat mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dan sejumlah tersangka kasus itu, sempat loyo bagai macan letih. Alasan untuk tidak segera menjaring tersangka lain, termasuk Aulia, pun sangat normatif: bahwa Komisi masih mengumpulkan dan mempelajari bukti-bukti, atau bahwa penetapan seseorang sebagai tersangka memerlukan kecermatan. Wajar bila timbul dugaan ada intervensi oleh elite politik.

Kecurigaan itu ternyata tak terbukti. Setelah kemarin Burhanuddin divonis 5 tahun penjara, Aulia langsung ditetapkan sebagai tersangka. Presiden pun menyatakan tidak akan mencampuri proses kasus besannya itu kendati secara pribadi ia mengaku sedih.

Memang sulit bagi KPK untuk tidak menjaring Aulia Pohan. Dari fakta persidangan kasus suap BI selama ini, terungkap bahwa Aulia memegang peranan penting karena saat itu dia juga Ketua Dewan Pengawas YPPI. Bahkan ada saksi yang menyebut Aulia sebagai inisiator penggunaan dana yayasan itu untuk kepentingan BI.

Setelah Aulia jadi tersangka, kini orang pun berharap skandal suap ini benar-benar dapat diungkap tuntas. Semua bekas pejabat BI yang memang terlibat perlu dijerat. Begitu pula penegak hukum dan anggota DPR yang diduga menerima suap. Sejauh ini baru dua orang dari kalangan wakil rakyat yang dijaring dan diadili, yakni Hamka Yandhu dan Antony Zeidra Abidin. Dari kesaksian mereka, terungkap bahwa masih banyak politikus penerima suap yang belum dijadikan tersangka. Ada pula aktor utamanya yang belum disentuh.

Jadi, ekspektasi bahwa KPK masih harus menggali lebih jauh dan menemukan tersangka-tersangka lain belum akan surut. Harapan ini tak bisa diabaikan, karena dari situlah akan diukur komitmen integritas komisi ini.


0 Responses to “Siapa Tersangka Lainnya Setelah Aulia Pohan ?”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kalender Tulisan

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Administratur

Photobucket

Kontibutor :

Darwis, Aswin, Fachruddin, Fandi Photobucket darwis pos metro

Banner Anti Korupsi

Photobucket banner bahaya laten korupsi

Link Berita :

Photobucket

Komunitas Blogger Sumut

Yang Mampir:

  • 267,057 pengunjung
Locations of visitors to this page [URL=http://flagcounter.com/more/Bqu][IMG]http://flagcounter.com/count/Bqu/bg=FFFFFF/txt=000000/border=CCCCCC/columns=2/maxflags=12/viewers=0/labels=0/[/IMG][/URL]

%d blogger menyukai ini: