31
Des
08

Citra Polri Kembali Tercoreng, Kanit Reskrim “Perkosa” Istri Tahanan

Langkat, SEmar News

Mencuatnya perbuatan amoral yang dilakukan Kanit Reskrim Polsek Brandan Iptu Azhari SE terhadap istri seorang tahanan beberapa waktu silam seperti yang di langsir media ini (terbitan Senin 29/12-red) kemarin, ternyata selain mencoreng Korps petugas berseragam coklat itu, juga membuat gerah sejumlah perwira tinggi di Polres Langkat.

Tingkah yang seharusnya tidak patut dipertontonkan seorang perwira Polisi itupun kini menjadi pergunjingan hangat ditengah-tengah warga masyarakat. “ Macamanalah, Polisi yang satu ini, “ bilang seorang warga sambil mengamati berita di koran yang anda baca menangapi pemberitaan seputar ulah Kanit Reskrim Polsek Brandan yang menyetubuhi istri seorang tahanan.

Tak hanya ditengah-tengah masyarakat saja kasus ini jadi bahan cemohan rupanya. Di lingkungan Polres Langkat juga tindakan si oknum Kanit tadi jadi bahasan para anggota. Sementara Kapolres Langkat AKBP Drs. H Dody Marsidy yang coba dikonfirmasi Semar News melalui telepon selulernya Senin (29/12) sekitar pukul 16.10 Wib perihal ulah anak buahnya engan menjawab pangilan telpon Semar News meski nada panggil tersambung.

Sementara Syafril SH salah seorang anggota DPR Langkat yang juga Ketua Fraksi PDI-P ketika dimintai Semar News komentarnya perihal kejadian ini mengutuk keras perbuatan Kanit Reskrim Iptu Azhari SE. Bilang Syafril, kalau memang benar hal itu dilakukan oleh seorang perwira Polisi yang seharusnya menjadi pengayom,pelindung dan penegak hukum sangat-sangat disayangkan.

“ Kalau memang benar perbuatan itu, jelas ini tidak bisa ditolerir, untuk itu kita meminta kepada Kapolres Langkat bahkan Kapoldasu agar memberikan sangsi tegas terhadap Kanit yang bersangkutan, sebab, selain mencoreng citra Polisi yang kini semakin dipercaya masyarakat juga mencederai hati warga, bila perlu pecat dan penjarakan Kanit itu. “ ujar Syafril tegas seraya menambahkan dalam hal ini diminta kepada Polisi tidak menutup-nutupi kasusnya.

Tambah Syafril SH lagi, tidak tertutup kemungkinan, kasus seperti ini bukan yang pertama kali dilakukan oleh Kanit Brandan, bisa-bisa saja ada korban lainya tapi engan membuka mulut karena takut atau dibawah tekanan. “ Disini kita minta kepada pihak yang berwenang bertindak propesional, sebab besar kemungkinan tindakan amoral oknum Kanit itu diduga bukan sekali ini saja, “ cetus Syafril yang juga tokoh pemuda Langkat ini yakin.

Sedangkan kanit P3D Polres Langkat Iptu Zulkarnaen saat di konfirmasi Semar News melalui telepon gengam terkait sangsi yang akan dikenakan terhadap Iptu Azhari SE mengaku pihaknya masih bekerja mengumpulkan bukti-bukti sekaitan dengan kasus ini. “ anggota sudah turun dan sekarang sedang lidik (penyelidikan) mengumpulkan bukti-bukti, karena dalam kasus ini kita perlu pembuktian, kalau memang bisa, suruh saja perempuan itu mengadu kekita biar prosesnya lebih mudah.

Kalau masalah barang bukti yang katanya hilang atau tidak dihadirkan ketika persidangan digelar, kita juga akan mengecek ke Polsek Brandan apakah kesemua barang bukti itu telah dimasukan kedaftar register buku barang bukti. “ Kasus ini tetap akan kita proses, bila hasil penyelidikan terbukti sangsi disipplin terhadap yang bersangkutan akan dikenakan, apakah pemecatan atau sangsi lainya.” Tukas Kanit P3D seraya menambahkan akan segera memangil Iptu Azhari SE.

Sekedar menyegarkan ingatan, dugaan kasus tak bermoral yang dilakukan Iptu Azhari SE terungkap setelah Abdi Nusa Tarigan alias Gembok (36) suami dari Yen buka mulut di rumah tahanan (Rutan) Pangkalan Brandan kepada wartawan koran ini Minggu (28/12). Tersangka kasus pengelapan mobil dan sepeda motor ini mengaku kalau istrinya telah dua kali dicabuli oleh Iptu. Azhari. SE.

Kabar tak sedap didengar telinga itu diketahui Gembok dari istrinya sendiri.” Kalau istriku ngak mau melayani permintaan Kanit itu, dia mengancam akan memukuliku didalam sel Polsek, makanya karena takut dan kasian aku disiksa, dengan terpaksa istriku Yen (26) melayaninya (Iptu Azhari), sebelum persetubuhan itu terjadi, istriku memberitahukan hal ini sama aku “ bang, “ aku Gembok.(darwis)


3 Responses to “Citra Polri Kembali Tercoreng, Kanit Reskrim “Perkosa” Istri Tahanan”


  1. Januari 3, 2009 pukul 2:30 am

    Kok sangsinya cuma sangsi disiplin ya kalau terbukti, enak bener. Pemerkosaan kan pidana. Kenapa bukan sangsi pidana?

  2. Januari 3, 2009 pukul 4:11 am

    itulah mental para perwira dan atas polri saat ini bos. mereka menjalankan hukum tapi terkesan menutup-nutupi jika anggotanya yang melanggar hukum. salam

  3. Januari 6, 2009 pukul 3:25 am

    bagusnya polisi itu masukin sel para preman jago s*domi saja… ga cukup kalo cuma dihukum mutasi ato turun pangkat, minimla arak keliling langkat telanjang bawa poster “aku pemerkosa istri tahanan” ato tatto di jidatnya “pemerkosa”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kalender Tulisan

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Administratur

Photobucket

Kontibutor :

Darwis, Aswin, Fachruddin, Fandi Photobucket darwis pos metro

Banner Anti Korupsi

Photobucket banner bahaya laten korupsi

Link Berita :

Photobucket

Komunitas Blogger Sumut

Yang Mampir:

  • 267,159 pengunjung
Locations of visitors to this page [URL=http://flagcounter.com/more/Bqu][IMG]http://flagcounter.com/count/Bqu/bg=FFFFFF/txt=000000/border=CCCCCC/columns=2/maxflags=12/viewers=0/labels=0/[/IMG][/URL]

%d blogger menyukai ini: