31
Des
08

Sidang Lanjutkan Dugaan Korupsi Di Langkat, Nama Gubsu Syamsul Arifin,SE Kembali Disebut dan 9 Tanda Tangan Saksi Di Palsukan

Langkat, Semar News

Lagi-lagi, Nama Syamsul Arifin di sebut-sebut dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi ganti rugi tanaman milik PTPN II, di Kabupaten Langkat, yang digelar pengadilan negeri (PN) Langkat di Stabat, Selasa (30/12) kemarin. Sidang yang di pimpin oleh Ketua Mejelis Hakim Edi Syahputra Palawi SH. MH dan tim jaksa penuntut umum (JPU) diantaranya Candra Purnama SH dan Syarbeini SH dengan agenda mendengarkan keterangan para saksi, juga menarik perhatian masyarakat dan para pejabat di jajaran Pemkab Langkat.

Dalam sidang lanjutan tersebut, Majelis Hakim menghadirkan 9 orang saksi sekaligus, diantaranya 8 orang personil Satpol PP dan mantan Kepala Tata Usaha Satpol PP Siang Ginting Manik untuk dimintai keterangnnya atau kesaksian. Pada sidang tersebut, terungkap bahwa pelaksanaan ganti rugi tanaman milik PTPN II yang merugikan Negara sebesar Rp 255 juta itu, berawal dari keluarnya anggaran di APBD Langkat TA 2001.

Dan berdasarkan SK Bupati Langkat yang waktu itu dijabat H. Syamsul Arifin SE kepada sejumlah pejabat untuk melaksanakan pengukuran dan peninjauan lahan milik PTPN II guna di pinjam pakaikan guna kepentingan sosial kemasyarakatan, seperti kantor Camat dan terminal. Menurut Siang Ginting Manik, dirinya sempat menolak penugasan atas peninjauan lahan milik PTPN II itu, karena tak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kerjanya sebagai KaTU.

Namun penolakan yang diutarakannya itu, langsung ditimpali oleh Bupati Langkat saat itu, Syamsul Arifin SE dengan mengeluarkan surat keputusan (SK) kepada dirinya sekaligus menunjuk Siang Ginting Manik sebagai Sekertaris Tim Tanah. Atas keluarnya SK tersebut, mau tak mau, dirinya terpaksa melakukan tugas di luar tupoksinya tersebut. Bersama dengan pihak PTPN II, dirinya pun meninjau lokasi yang bakal di pinjam pakaikan.

“Sebelumnya saya menolak penugasan ini Pak Hakim, karena SK yang dikeluarkan Bupati kepada saya, tak sesuai dengan tupoksi saya saat itu sebagai KaTU Satpol PP. tetapi belakangan, keluarlah SK Bupati kepada saya hingga saya juga turun tangan dalam hal pinjam pakai lahan milik PTPN II ini,” terangnya kepada majelis hakim.

Disinggung masalah anggaran yang tercantum dalam APBD Langkat TA 2001 tentang gantu rugi tanaman milik PTPN II, Siang Ginting mengaku tak tahu menahu masalah itu, karena tugasnya hanya melakukan peninjauan lokasi lahan saja, sedangkan masalah dana dirinya tak tahu menahu. “Memang anggaran itu sudah tercantum di APBD TA 2001, tapi masalah digunakan atau tidaknya anggaran itu, saya tidak tahu menahu,” ujarnya gugup dan sempat dibentak hakim.

Sementara itu, 8 saksi lain yang dihadirkan dalam persidangan kali ini, menyangkut adanya pemalsuan tanda tangan yang diduga dilakukan oleh bendaharawan Satpol PP, Has. Dari bukti-bukti yang ada di persidangan, terungkap kalau 8 orang saksi yang dihadirkan ini yakni Ponidi, Suhartono,Wahyudi, Adi Susianto, M. Zainai, Hasanuddin, Sudarman dan Amin, sudah menerima dana dari pengukuran dan pematokan lokasi atau areal milik PTPN II yang akan dipinjam pakaikan.

Namun, 8 orang saksi ini, membantah sudah menerima dana pematokan dan pengukuran lahan tersebut dari atasan ataupun bendahara mereka. Bahkan, mereka tak pernah ditugasi untuk melakukan pengukuran dan pematokan terhadap lahan atau areal yang dipinjam pakaikan oleh pihak PTPN II itu.

“Kami nggak pernah menerima uang dari bendahara Satpol PP Has atas pengukuran dan pematokan lahan milik PTPN II yang akan dipinjam pakaikan itu. Dan kami juga tak pernah ikut serta dalam pengukuran dan pematokan tanah tersebut,” ujar 8 personil Satpol PP ini satu persatu.

Ketika Majelis Hakim menyinggung masalah barang bukti berupa kwitansi yang sudah ditanda tangani oleh kedelapan personil itu. Mereka juga membantah, jika tanda tangan yang tertera di kwitansi tersebut, merupakan tanda tangan mereka.“Oh.., ini bukan tanda tangan kami, Pak Hakim,” tegas mereka koor.

Dipersidangan ini juga terungkap kalau Siang Ginting Manik ada menerima uang sejumlah Rp.20 juta empat ratus ribu rupiah dengan pencairan 4 termin. “ Saudara saksi (Siang Ginting Manik-red), apa benar saudara ada menerima uang dari Proyek ini? “ Tanya hakim. Pertanyaan hakim awalnya dijawab plin-plan oleh Siang Ginting Manik dengan mengatakan tidak ada menerima uang sebesar itu, tapi hanya menerima honor saja.

“ Saya ngak ada menerima uang sebanyak itu pak hakim, memang saya ada menandatangi masalah pencairan uang untuk sebelas orang, tapi saya sudah ngak ingat lagi nama-nama orangnya, karena urusan selanjutnya sama bendahara “ kilah Siang Ginting Manik beralasan. Walau awalnya coba berkelit, tapi majelis hakim tetap menyoal seputar penerimaan uang tadi kepada Siang Ginting Manik dengan menunjukan bukti tanda terima.

Diperlihatkan seperti itu, Siang Ginting Manik hanya bisa menoleh kekiri-kanan. “ Saudara saksi saya harap dalam memberikan keterangan jangan berbelit-belit, nanti saya perintah penuntut “ mengulung” saudara baru tau saudara. “ gertak hakim. Usai mendengarkan seluruh keterangan saksi-saksi, akhirnya sidang lanjutan kasus dugaan korupsi ini di skor dan akan di lanjutkan pada Senin (12/1) mendatang.

Amatan Semar News di PN Stabat, sejak pukul 11.15 Wib sidang digelar hingga berahir pukul 14.30 Wib, sebagian besar pengunjung sidang merupakan PNS dilingkungan Pemkab Langkat yang “malas ” ngantor karena ingin mengikuti jalannya sidang lanjutan rekan serta atasan dan mitra mereka yang tersandung kasus dugaan korupsi ini. (darwis)


0 Responses to “Sidang Lanjutkan Dugaan Korupsi Di Langkat, Nama Gubsu Syamsul Arifin,SE Kembali Disebut dan 9 Tanda Tangan Saksi Di Palsukan”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kalender Tulisan

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Administratur

Photobucket

Kontibutor :

Darwis, Aswin, Fachruddin, Fandi Photobucket darwis pos metro

Banner Anti Korupsi

Photobucket banner bahaya laten korupsi

Link Berita :

Photobucket

Komunitas Blogger Sumut

Yang Mampir:

  • 267,159 pengunjung
Locations of visitors to this page [URL=http://flagcounter.com/more/Bqu][IMG]http://flagcounter.com/count/Bqu/bg=FFFFFF/txt=000000/border=CCCCCC/columns=2/maxflags=12/viewers=0/labels=0/[/IMG][/URL]

%d blogger menyukai ini: