29
Jan
09

Penanganan Korupsi di Langkat Oleh Kejari Stabat, BARU SEBATAS CARI KAMBING HITAM UNTUK TUMBAL

Press Rilis

Langkat
Penanganan kasus dugaan korupsi di Langkat yang dilakukan oleh Kejaksan negeri (Kejari) Stabat saat ini terkesan masih sebatas mencari “kambing hitam” untuk dijadikan tumbal. Alasannya, penyidik hanya mampu menetapkan beberapa orang pejabat kecil dilingkungan Pemkab Langkat sebagai tersangkanya. Sedangkan sejumlah oknum pejabat yang diduga kuat sebagai pelaku korupsi yang sebenarnya atau yang terlibat dalam kasus tersebut malah tetap berkeliaran dan tidak tertutup kemungkinan akan kembali melakukan korupsi baru.

Hal ini dinyatakan oleh Koordinator Kelompok Studi dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut, Togar Lubis, Kamis (29/1) di Stabat menyikapi kasus dugaan korupsi mantan Kakan Satpol PP Langkat Zul,SH yang perkaranya saat ini masih digelar di Pengadilan Negeri Langkat dan penahanan yang dilakukan Kejari Stabat terhadap Kepala Seksi Pengadaan Dinas P dan P Langkat Adilita Bangun.

Menurut Togar, berdasarkan keterangan Terdakwa Zul,SH dan sejumlah saksi lainnya dihadapan Majelis Hakim PN Langkat, jelas terlihat keterlibatan mantan Bupati Langkat Syamsul Arifin yang kini menjabat sebagai Gubernur Sumut dalam kasus dugaan korupsi pembebasan lahan PTPN.II di Langkat. Bahkan Ketua Majelis hakim Edi Pelawi,SH yang memeriksa perkara tersebut sempat memerintahkan Jaksa Penuntut untuk menghadirkan Syamsul Arifin di persidangan agar didengar keterangannya sebab yang bersangkutan adalah penanggung jawab proyek.

“Pada tahun 2006 lalu Kejari Stabat juga berupaya menumbalkan Kaur. Hukum dan Agraria Umum PTPN.II Tg. Morawa Indro Suhito,SH sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana pembebasan lahan PTPN.II di Langkat dan Majelis Hakim PN Langkat akhirnya membebaskan terdakwa dari segala tuntutan. Kini, Jaksa penuntut Kejari Stabat juga hanya mengajukan Zul,SH dan Hasan sebagai terdakwa kasus tersebut dan tidak tertutup kemungkinan keduanya juga bukan pelaku yang sebenarnya atau setidaknya bukan hanya mereka berdua pelakunya” kata Togar berargumen.

Disinggung soal penahanan Adilita Bangun dalam kasus dugaan korupsi di Dinas P dan P Langkat, Togar Lubis menyatakan bahwa pada prinsipnya korupsi tidak bisa dilakukan oleh single person atau dengan kata lain pasti dilakukan secara bersama-sama oleh 2 orang atau lebih. Dalam kasus dugaan korupsi ini juga terkesan ada upaya penyidik Kejari Stabat untuk menumbalkan AB seorang diri sebagai pelaku dan “berupaya” meloloskan Kadis P dan P Dra. Azizah sebagai tersangka atau yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Jika di dunia paranormal Adilita Bangun itu ibarat Tuyul, jadi pasti ada pemiliknya. Seharusnya penyidik juga menahan si pemilik tuyul. Ini kan aneh, tuyul ditahan tapi pemiliknya dibiarkan lepas untuk memelihara tuyul baru dan terus disuruh mencuri uang rakyat. Hal-hal seperti ini jelas menimbulkan rasa ketidakadilan bagi Adilita Bangun maupun Zul,SH” jelas Togar.

Aktivis ini juga mendesak pihak Kejaksaan agar segera menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi lainnya yang selama ini terjadi di lingkungan Pemkab Langkat. Seperti diketahui, pada bulan Juni 2005 lalu, Togar Lubis melaporkan dugaan korupsi APBD Langkat TA 2001 s/d 2004 sebesar 50,56 milyar yang diantaranya adalah kasus dugaan korupsi pembebasan lahan PTPN.II di Langkat kepada KPK dan KPK telah mensupervisi kasus tersebut kepada Kejagung. Mendapat perintah dari Kejagung untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut, Kajari Stabat saat itu Bukti Tarigan,SH malah diduga membuat laporan palsu kepada Kejagung yang intinya menyatakan bahwa kasus-kasus yang dilaporkan Togar Lubis tleh dilakukan penyelidikan namun tidak ditemukan indikasi korupsi hingga tidak dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan. Padahal saat itu Kejari Stabat telah menahan Indro Suhito,SH sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan PTPN.II di Langkat. ( )


0 Responses to “Penanganan Korupsi di Langkat Oleh Kejari Stabat, BARU SEBATAS CARI KAMBING HITAM UNTUK TUMBAL”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kalender Tulisan

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Administratur

Photobucket

Kontibutor :

Darwis, Aswin, Fachruddin, Fandi Photobucket darwis pos metro

Banner Anti Korupsi

Photobucket banner bahaya laten korupsi

Link Berita :

Photobucket

Komunitas Blogger Sumut

Yang Mampir:

  • 267,159 pengunjung
Locations of visitors to this page [URL=http://flagcounter.com/more/Bqu][IMG]http://flagcounter.com/count/Bqu/bg=FFFFFF/txt=000000/border=CCCCCC/columns=2/maxflags=12/viewers=0/labels=0/[/IMG][/URL]

%d blogger menyukai ini: